Rabu, 16 Januari 2019

16 Januari 2019


Rasa-rasanya sudah lama tidak mencoba menuliskan sesuatu, ya mumpung masih suasana tahun baru dan mumpung lagi ada mood buat nulis lagi boleh ya ane sedikit membagikan keresahan yang sebenarnya sudah lama tersimpan. Ehm akhir – akhir ini (bukan akhir-akhir ini aja sih) sebenarnya beberapa tahun belakangan jagat dunia maya maupun dunia nyata terus mengalami gejolak (apalagi kalo bukan masalah pemilihan presiden). Yang selalu rame kalau dibahas, lihat aja di sosial media maupun dunia maya lainnnya, rame orang berkomentar hingga tidak jarang terjadi perdebatan yang panas. Ya kalau ane sih ngakak aja baca – baca komentarnya, setiap kubu saling serang” yang penting calon yang gw dukung harus lebih baik daripada calon sebelah nih” (pokoknya kayak lagi jatuh cinta lah, yang kata orang itu tai kucing bisa jadi rasa coklat).
Tapi lama-lama jengah juga ga sih gaes lihat timeline social media, isinya perang komentar antara kubu kampret dan cebong (mending perang PUBG aja sob).aran ane sih nih ya dari pada ente-ente semua ngeributin para kandidat dan perang bacot, mending mulai cari tahu deh tentang rekam jejak kedua pasangan calon ini. Ente bedah dah latar belakang mereka tuh (latar belakang pendidikan, karir, hal positif apa yang udah dia lakuin, lalu orang-orang pendukung dibalik mereka). Dari pada ente-ente semua hanya terbawa oleh hawa nafsu karena mengagumi yang terlihat dari luar semata, yang jadinya gampang terhasut ketika idolanya di kata-katain.
Hey sob mental yang kek gini nih yang perlu dihindari, dan ingat sob jangan mencintai terlalu berlebihan dan membenci terlalu berlebihan karena ketika lw udah mencintai dia sampai mati  -matian tapi nyatanya dia selalu buat lw kecewa nanti akan sakit sob, dan ketika orang yang lw benci itu eh malah suatu saat dia yang nolongin elu daripada yang lw cintai tadi. Karena tak ada manusia yang sempurna, karena kesempurnaan hanyalah milik Gusti sang pemilik alam semesta ini dan juga andra and the backbound.nah setelah ente bedah tuh semua kelebihan dari para kandidat yang ada, nah ente bandingin deh track record antara semua kandidat. Tapi inget jangan pakai perasaan pas bandinginnya, pakailah nalar dan logika yang tepat. Jadi biar bisa milih yang terbaik diantara yang ada.
Pisahin dulu deh itu kepentingan-kepentingan soal keyakinan (agama), soalnya kita kan milih pemimpin negara buka pemimpin agama (dan semoga tdak ada yang hujat ane atas pernyataan ini, hahaha). Yang dilihat ya apa yang dia bisa lakukan nanti (memajukan negara yang dia pilih) ketika sudah terpilih, bukan soal seberapa dia rajin beribadah tapi kelakuan ga seperti yang terlihat (karena rajin ibadah hanya untuk sebuah ritual belaka). Nah semoga saran-saran yang ane berikan ini bisa memberikan sedikit pencerahan buat orang-orang yang sukanya ribut dimedia sosial itu. Janganlah kita setiap mau pemilihan presiden kita ribut mulu.
Karena sesungguhnya hidup kita akan jauh lebih indah dan bermakna ketika kita hidup rukun antar umat manusia (gile udah kek seorang yang medapatkan sentuhan religius ini bahasanya). Nah besok kan udah mulai debat pertama tuh, pantengin deh visi misi semua kandidat pas dia ngejawab pertanyaan yang diajukan oleh panelis. Di serap baik-baik (inget jangan pake hati ya tapi pakai logika karena terkadang hati itu suka salah) terus bandingin deh biar pada punya pandangan siapa yang harus dan selayaknya dipilih. Nah semoga sedikit tulisan ini dapat bermanfaat jika ga bermanfaat dan masih aja ribut, ya sudah mau dibilang apa (ternyata yang dikatakan bahwa tai kucing bisa jadi rasa coklat itu benar). Jangan tersinggung ya wahai netijen kalau gamau dibilang ble’e ya coba berpikir waras ya. Hehehehe.

Sebuah lagu dari juicy luicy “jangan tergesa-gesa” menutup sebuah tulisan ini.

Kaum Pekerja



Di salah satu sudut peron stasiun ini ku duduk
Pandanganku tertuju ke antara lalulalang orang-orang
Kulihat  paras-paras Lelah meliputi mereka
Paras yang letih termakan waktu
Demi sebuah pundi – pundi yang terisi di akhir bulan dan hilang di pertengahan bulan
Demi sebuah senyum bahagia anak – anak kecil di rumah
Berkorban kenyamanan berpeluh keringat
Hanya satu harapan melihat yang tercinta menanti dengan senyuman
Mungkin jika mereka bisa menghentikan waktu akan memilih tuk menjadi anak-anak sejenak
Tak ada kesibukan di pagi hari, menikmati waktu berjalan dengan santai
Namun bukankah hidup ini layaknya roda yang terus melaju tak ada kata untuk berhenti
Kita hanya bisa menjalani hari – hari ini menikmatinya sebaik mungkin berharap semua akan baik  

By : Mordenit Banyuurip PM


  Kita berdua   Ketika kita tak tahu lagi harus melangkah kemana Ketika nahkoda tak lagi dapat menentukan arah kapalnya Ketika kusir...